Prosedur Merawat Beton dengan Benar

Meskipun beton telah dibuat dengan takaran yang tepat sehingga mampu menahan beban yang berat sekalipun. Beton juga harus tetap di rawat untuk menjaga supaya kuat, kokoh, dan tahan lama. Bagiamana merawat beton yang baik? Yuk ikuti beberapa langkah dibawah ini

Prosedur Merawat Beton

Prosedur Merawat Beton Setelah Pembuatan

Beton banyak dipilih karena dapat menahan beban diatasnya secara kokoh sesuai dengan kemampuan struktur nya selain itu, biaya pembuatannya sedikit degan kualitas material yang sangat baik. Perawatan beton dilakukan dengan cara memastikan bahwa beton telah mengering secara sempurna tapi jangan terlalu cepat dan beton juga harus terhindar dari gangguan mekanis yang bisa menyebabkan kerusakan fatal. Perawatan ini dilakukan minimal selama 7 hari dan harus dipertahankan dalam kondisi lembab, untuk mempertahankan ketahanan aus air serta stabiitas dari dimensi struktur. Prosedur merawat beton dengan berbagai cara diantaranya

1. Pembasahan

Beton yang dikeringkan secara cepat juga tidak begitu bagus, karena dapat menyebabkan keretakan pada strukturnya. Maka dari itu biarkan beton mengering secara perlahan dengan menyirami beton selama 5 sampai 7 hari untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. Fungsi perawatan jenis ini yaitu menghindarkan beton dari

  • Kehilangan air-semen pada saat setting time concrete
  • Kehilangan air akibat penguapan
  • Perbedaan suhu dengan lingkungan.

Perawatan ini dilakukan pada saat musim kemarau sehingga beton tidak cepat kering dan suhu beton tetap lembab.

2. Perawatan dengan Kain

Dengan menyirami beton secara berkala, untuk menghindari pengeringan secara cepat pada musim panas tentunya dapat dibantu dengan menutupi beton dengan kain supaya proses pengeringan lebih lambat biasanya kain yang di gunakan adalah kain goni. Setelah beton di tutupi dengan kain semprotkan air dengan keadaan basah untuk menajaga suhu pada beton.

3. Penguapan

Perawatan ini dilakukan apabila beton tidak terkena cahaya matahari atau di daerah dingin. Biasanya dilakukan menjadi dua jenis yaitu pertama  pada suhu terrendah 40oC-55oC berlangsung selama 10-12 jam  kedua di suhu tertinngi  65oC – 95oC dengan waktu 10 hinga 16 jam selama 7 hari. Dan pastikan suhu akhir berada di 40oC-55OC Sebelum perawatan dengan penguapan dilakukan.

Baca Juga: LANTAI VINYL KARET, LANTAI CANTIK HARGA BERSAHABAT

4. Perawatan dengan Membran

Penutup khusus yang disebut membran ini biasanya dipakai untuk melindungi dari hujan, karena dapat merusak permukaan benton apa lagi jika intensitas hujan tinggi ini dapat melubangi beton hingga ke bagian baja. Juga dilakukan untuk menghalangi penguapan air. Bahan yang digunakan bersifat melekat, tidak beracun, tidak selip, bebas dari lubang lubang halus dan tidak membahayakan beton. Perawatan ini sangat berguna untuk perawatan pada lapisan pengerasan beton.

5. Perawatan lainya

Prosedur merawat beton yang telah disebutkan dapat anda lakukan dengan keadaan lingkungan di daerah anda. Beberapa tambahan perawatan lain seperti menggunakan sinar infra merah dengan melakukan penyinaran selama 2 sampai 4 jam pada suhu 90o C untuk mempercepat penguapan pada beton mutu tinggi. Atau menggunakan perawatan hidrotermal yang memanaskan cetakan beton sebelum cetak selama 4 jam pada suhu 65o C, serta ada juga perawatan dengan karbonisasi.

Merawat beton juga harus dilakukan sebaik mungkin dan hati – hati supaya beton yang dihasilkan sesuai dengan keinginan atau memilki kualitas yang bagus. Begitu pula pada saat bongkar bekisting, harus dilakukan dengan tepat waktu sehingga membuat strutur beton menjadi mulus dan minim kerusakan. Pastikan juga usia beton sudah cukup untuk dibongkar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *